Perubahan Organisasi
Ada banyak hal
yang memaksa perubahan dalam suatu organisasi seperti sifat tenaga kerja,
teknologi, kompetisi, kekuatan ekonomi, tren sosial, dan politik dunia. Organisasi
seringkali menghadapi perubahan yang tak terduga. Ada cara untuk menumbuhkan
lingkungan yang mampu beradaptasi dan berubah dengan tuntutan pasar.
Perubahan
terencana terlibat dalam kegiatan yang proaktif dan terarah untuk meningkatkan
kemampuan organisasi untuk menangani perubahan dan untuk mengubah perilaku karyawan.
Melalui proses perubahan ini, yang bertindak sebagai pemimpin dalam proses
perubahan sangatlah penting untuk berhasil mencapai perubahan yang diinginkan.
Organisasi yang berhasil merupakan organisasi yang dapat berubah untuk
menanggapi persaingan itu.
Tujuan perubahan
mengupayakan perbaikan kemampuan organisasi untuk meyesuaikan diri terhadap
perubahan dalam lingkungan. Perubahan itu mengupayakan perubahan perilaku
karyawan. Suatu organisasi harus tetap hidup, organisasi itu harus menanggapi
perubahan, bila para pesaing memperkenalkan produk produk/jasa baru organisasi
itu perlu menyesuaikan diri.
Ø
Macam-macam sumber perubahan :
1.
Lingkungan
Perubahan lingkungan sangat mempengaruhi perubahan
organisasi, misalnya perubahan kebudayaan dalam lingkungan organisasi,
perubahan teknologi ekonomi.
2.
Sasaran dan nilai
Dorongan lain untuk perubahan datang dari modivikasi
sasaran organisasi serta perubahan nilai yang dapat menyebabkan perubahan
sasaran.
3.
Teknik
Sistem taknik merupakan suatu sumber perubahan
organisasi, yang meliputi perubahan bentuk dan fungsi suatu produk atau jasa
dalam sebuah organisasi dan juga sistem transformasi yang dipakai oileh
organisasi tersebut.
4.
Struktur
Struktur merupakan sumber perubahan dalam organisasi,
yang mana perubahan tersebut berkaitan dengan perubahan-perubahan dan sistem
dalam subsistem yang lain.
5.
Manajerial
Peranan manajerial dalam perencanaan dan pengawasan
dalam organisasi ialah mempertahankan keseimbangan yang dinamis antara
kebutuhan akan stabilitas dengan kebutuhan akan adaptasi.
6.
Konsultan
Konsultan merupakan salah stu prndorong yang kuat
dalam perubahan organsiasi, yang digambarkan sebagai jawaban yang mencari
pertanyaan atay pemecahan yang mencari persoalan.
Ø
Cara mengatasi penolakan perubahan : Penolakan
dapat dikurangi dengan melakukan komunikasi dengan para pegawai untuk membantu
mereka melihat logika dari perubahan. Contohnya memberikan partisipasi aktif,
bantuan dan dukungan, negoisasi.
Manajemen Stress
A.
Pengertian Stress
Kata stres bermula darai kata latin yaitu “Stringere”
yang berarti ketegangan dan tekanan. Stres merupakan suatu yang tidak
diharapkan yang muncul karena tingginya suatu tuntutan lingkungan pada
seseorang. Keseimbangan antara kemampuan dan kekuatan terganggu. Menurut Robbin, Stres
adalah suatu kondisi
dinamis dimana seorang individu dihadapkan pada peluang,
tuntutan, atau sumber
daya yang terkait dengan
apa yang dihasratkan oleh individu tersebut
dan hasilnya dipandang tidak pasti dan penting.
B.
Penyebab Orang Mengalami Stres
Hal-hal
yang menjadi sumber penyebab terjadinya stress adalah sebagai berikut:
1)
Faktor
Lingkungan
a. Ketidakpastian
Ekonomi, misalnya orang merasa cemas terhadap kelangsungan pekerjaan mereka.
b. Ketidakpastian Politik, misalnya adanya peperangan akibat
perebutan kekuasaan.
c. Perubahan
Teknologi, misalnya dengan adanya alat-alat eletronik dll, munculnya bom
dimana-mana.
2)
Faktor
Organisasional
a.
Tuntutan
Tugas, misalnya desain pekerjaan individual, kondisi pekerjaan, dan tata letak
fisik pekerjaan.
b.
Tuntutan
Peran, misalnya ada peran beban yang berlebihan dalam organisasi.
c.
Tuntutan
Antarpersonal, misalnya tidak adanya dukungan dari pihak tertentu atau terjain
hungan yang buruk.
3)
Faktor
personal.
a. Persoalan
Keluarga, misalnya kesulitan dalam mencari nafkah dan retaknya hubungan
keluarga.
b.
Persoalan
Ekonomi, misalnya apa yang dimilikinya tidak memenuhi apa yang didambakan.
c.
Berasal
dari kepribadiannya sendiri.
C.
Dampak dan Akibat dari Stres
Dampak dan
akibat dari stress itu sendiri dalam
buku Organizational Behavior (Robbin), dikelompokkan menjadi tiga
gejala, yaitu gejala Fisiologis, Psikologis, dan Perilaku.
a.
Gejala
Fisiologis, meliputi sakit kepala, tekanan darah tinggi, dan sakit jantung.
b.
Gejala
Psikologis, meliputi kecemasan, depresi, dan menurunnya tingkat kepuasan kerja.
c.
Gejala
Perilaku, meliputi perubahan produktivitas, kemangkiran dan perputaran
karyawan.
Kesimpulan
Perubahan organisasi sering
berlawanan dengan nilai-nilai yang menghormati anggota dalam organisasi. Banyak
sumber perubahan keorganisasian yang mendiskusikan tentang perubahan yang
diperlukan di dalam kultur organisasi, mencakup perubahan di dalam kepercayaan
dan nilai-nilai anggota serta dalam cara menempatkan kepercayaan dan
nilai-nilai tersebut. Perubahan dapat terjadi begitu saja tanpa direncanakan,
akan tetapi ada perubahan yang memang dikelola atau direncanakan. Perubahan-perubahan
sosial yang cepat sebagai konsekuensi modernisasi mempunyai dampak pada
kehidupan. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan
tersebut, pada gilirannya dapat menimbulkan ketegangan atau stres pada dirinya.
Daftar
Pustaka
http://meilisaica.blogspot.co.id/2013/12/perubahan-organisasi-dan-manajemen-stres.html
http://halamanbelakank.blogspot.co.id/2013/04/manajemen-stres-dalam-prilaku-organisasi.html
Vansh and Vani - YouTube - Videodl.cc
BalasHapusVani by Vani. Vani (Vani) is a short animated video game for the Sega Genesis released in 1990. youtube mp3 It was later released for the SNES, NES,